Landasan Kaidah Ushul Fikih Jaringan Islam Liberal (JIL): Dari Literal ke Substansial

Syaiful Bahri

Abstract


Tulisan ini mencoba untuk menjelaskan landasan dan prinsip-prinsip perumusan kaidah Ushul Fikih alternatif yang digagas oleh Jaringan Islam Liberal (JIL), sekaligus melihat kritik mereka terhadap kaidah Ushul Fikih lama yang sudah dianggap mapan. Untuk mengurai masalah ini, penulis melakukan studi kepustakaan dengan mengkaji tulisan salah satu aktivis JIL, Moqsith Ghazali, yang berjudul “Merancang (Kaidah) Ushul Fikih Alternatif”. Studi ini menghasilkan kesimpulan bahwa kaidah Ushul Fikih alternatif yang digagas JIL bertujuan untuk membebaskan ahli hukum (baca: mujtahid) dari ketergantungan terhadap teks, merubah kebiasaan lama dari literal ke substansial, dari tekstual ke kontekstual. Sedangkan yang menjadi landasan dalam perumusan kaidah alternatif tersebut adalah maslahah dan maqa>syid al-Syari’ah yang secara mendasar terdapat dalam delapan prinsip yang mereka yakini. Delapan prinsip tersebut adalah: keadilan (al-‘Adalah), kemaslahatan (al-Maslahah), kesetaraan (al-Musawah), hikmah-kebijaksanaan (al-Hikmah), cinta kasih (al-Rah}mah), pluralisme (al-Ta’addudiyah), hak asasi manusia (huquq al-Insan), dan kesetaraan jender (al-Musawah al-Jinsiyah).

Kata kunci: Jaringan Islam Liberal (JIL), kaidah Ushul Fikih alternatif, maqasyid al-Syari’ah, maslahah. 


Full Text:

PDF

References


Abd Rahim, Ahmad al-Sayih, Risalah fi Ri‘ayah al-Maslahah li al-Imam al-T}u>fi, Beirut: Darul Masdariah, 1993.

Abu Zaid, Nasr Hamid, Mafhum an-Nas: Dirasah fi ‘Ulum Al-Qur’an, Beirut: al-Markaz al-Tsaqafi al-Arabi, 2000.

Ali Riyadi, Ahmad, Dekonstruksi Tradisi Kaum Muda NU Merobek Tradisi, Yogyakarta: Arruz Media, 2007.

Al-Munajjad, Mahir, Membongkar Ideologi Tafsir Al-Qur’an Kontemporer, Yogyakarta: eLSAQ, 2008.

Hidayat, Komaruddin, dan Gaus AF, Ahmad (ed), Islam Negara dan Civil Society Gerakan dan Pemikiran Islam Kontemporer, Jakarta: Paramadina, 2005.

Ibn Abdissalam, Izzuddin, Qawa’id al-Ahkam fi Masalihil Anam, Beirut: Dar al-Jil, tt.

Kuhn, Thomas, The Structure of Scientific Rvolutions, London: The University of Chicago Press, 1970.

Mahfudz, KH. Sahal, Tariqah al-Husul ‘ala Ghayah al-Wusul, Surabaya: Diyantama, 2000.

Meuleman, Johan Henrik (peny.), Membaca Al-Qur’an bersama Mohammed Arkoun, Yogyakarta: LKiS, 2012.

Minhaji, Akh., Reorientasi Kajian Ushul Fiqh, al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 63 (1999).

Muhammad, Fakhr ad-Din ibn Umar ibn Husain ar-Razi, Al-Ma‘alim fi ‘Ilmi Usul al-Fiqh, Kairo: Dar al-Ma’rifah, 1994.

Nugroho, Riant, Gender dan Strategi Pengarus-utamaannya di Indonesia,. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Ramadhan al-Bhuti, Muhammad Said, Dawabitul Maslahah fi Syari’ah al-Islamiyah, Kairo: Muassasah Risalah, 1973.

Ridwan, Nur Khalik, Santri Baru: Pemetaan Wacana Ideologi dan Kritik, Yogyakarta: Gerigi Pustaka, 2004.

Syafi’i , Imam, Ar-Risalah, Beirut: Darul Kitab al-‘Arabi, 2006.

Suryadilaga, Alfatih (ed.), Studi Kitab Tafsir Kontemporer, Yogyakarta: TH-Press TERAS, 2006.

Zaidan, Abdul Karim, al-Wajiz fi Usul al-Fiqh, Beirut: Muassasah ar-Risalah, 1994.

Zuhaili, Wahbah, Usul al-Fiqh al-Islami, Damaskus: Dar al-Fikr, 1986.

---------------------, Al-Wajiz fi Ushul al-Fiqh, Damaskus: Darul Fikr, 1999.

www.islamlib.com




DOI: https://doi.org/10.30762/empirisma.v25i2.302

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Empirisma by STAIN Kediri is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.stainkediri.ac.id/index.php/empirisma

View My Stats

 

Indexed By :

     

Flag Counter