MANAJEMEN PENDIDIKAN PESANTREN (IMPLIKASI RESOLUSI KONFLIK DALAM STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN AL-ICHSAN MOJOKERTO)

ali Muhsin

Abstract


Seen in the context of education management, the forms of conflict among pesantren elites caused by various factors, basically have dysfunctional implications on the management of education in pesantren. Conflicts have dysfunctional implications for the management of education, ie within the context of organizational structure, leadership context, the context of management functions, the context of management aspects and the loss of public trust. These five contexts affect each other and relate between one context and another. This study aims to obtain an in-depth picture of conflict resolution and management in pesantren with a qualitative approach. Pesantren has a deep-rooted tradition, namely the power (power) figures kiai in management. With the barakah system, the power (power) and authority of the kiai influence predominantly on institutional patterns, instruction and control of academic post in pesantren.


Keywords: Education Management, Pesantren, Conflict Resolution


Full Text:

PDF

References


Abud, Abdul Ghani. Dirasah Muqaranat li al-Tarikh al-Tarbiyah. Kairo: Dar al-Fikr al-‘Arabi, 1987.

Abdullah, Irwan, dkk (ed.). Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Achmadi. Pengantar Sosiologi. Solo: Ramadhani, 1975.

---------. Ideologi Pendidikan Islam: Paradigma Humanisme Teosentris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

---------. Ilmu Pendidikan: Suatu Pengantar. Salatiga: CV. Saudara Salatiga, 1984.

Afandi, Ahmad Hasan. Masyarakat Pesantren dan Resolusi Konflik. Jurnal Kajian Politik dan Masalah Pembangunan,Vol. 12, No. 01, 2016.

Burhanuddin, Analisis Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 1994.

Coser, Lewis A. The Functions of Social Conflict. Chicago: Free Press, 1959.

---------. Social Conflict and the Theory of Social Change, The British Journal of Sociology is currently published by The London School of Economics and Political Science. The British Journal of Sociology, Vol. 8, No. 3. Sep., 1957.

---------.“The Function of Sosial Conflict”, dalam Ramlan Subakti Bahan.

Kuliah Teori Sosial Makro. Surabaya: Program Pasca Sarjana Universita Airlangga, 1997.

Dahrendorf, Ralf. Case and Class Conflict in Industrial Society. Standford California: Standford University Press, 1959.

Dawam , M. Dawam Raharjo (ed). Perkembangan Masyarakat dalam Perspektif Pesantren”, dalam M. Dawam Raharjo, Pergulatan Dunia Pesantren: Membangun dari Bawah. Jakarta: P3M, 1985.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: BalaiPustaka, 1989.

Departemen Agama Republik Indonesia, Al qur an dan Terjemahnya, ( Surabaya, CV Karya Utama, 2002.

Depdiknas. Panduan Manajemen Sekolah. 2001.

Dewan Redaksi EnsiklopediIslam. EnsiklopediIslam 1. Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 1994.

Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai, Jakarta LP3S. 1982.

Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI. Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: 2001.

Dodi, Limas, “SENTIMENT IDEOLOGY: Membaca pemikiran Lewis A. Coser dalam Teori Fungsional tentang Konflik (konsekuensi logis dari sebuah interaksi di antara pihak jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia/LDII dengan masyarakat sekitar Gading Mangu-Perak-Jombang), Jurnal Studi Ilmu Hukum Islam dan Pranata social AL-ADL, Vol. 10, No. 1, Januari 2017.

---------. “METAMORFOSIS GERAKAN SOSIAL KEAGAMAAN: Antara Polemik, Desiminasi, Ortodoksi, dan Penerimaan terhadap Ideologi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Jurnal al-Tahrir, Vol. 17, No. 1 Mei 2017.

Esposito. Jhon L. (ed). Ensiklopedi Dunia Islam Modern, Jilid I, Bandung: Mizan, 2001, Cet. I.

Farhan, Hamdan dan Syarifudin. Titik Tengkar Pesantren Resolusi Konflik Masyarakat Pesantren. Yogyakarta: Pilar Religia, 2005.

Fatah, Nanang. Landasan Manajemen Pendidikan (Cet. 8). Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.

Faisal, Sanapiah. Penelitian Kualitafif: Dasar-Dasar dan Aplikasi. Malang: YA3, 1990.

Fisher, Simon, and co. Working With Conflict, Skills and Strategies for Action. London-new, York 2000.

---------. How to Resolve Conflict in The Work Place. British Council, Tp, 2001.

Galtung, Johan. Studi Perdamaian; Perdamaian dan konflik Pembangunan dan Peradaban. terj. Asnawidan Safrudin. Surabaya: Pustaka Eureka, 1996.

Harahap, E. St. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung: Balai Pustaka, 2007.

Hardjana, A.M. Konflik di Tempat Kerja. Yogyakarta: Kanisius, 1994.

Hartoyo. Konflik dan Kekerasan pada Arus Lokal. Salatiga: Pustaka Percik, 2004.

Huda, Nurul. Pemikiran Ibn Khladun tentang Ashabiyah. Jurnal Suhuf, Vol. 20, No. 1, Surakarta: Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Mei 2008.

Jamil, M. Muhsin, dkk. Mengelola Konflik Membangun Damai; Teori, Strategi dan Implementasi Resolusi Konflik. Semarang: Walisongo Mediation Centre (WMC) IAIN Walisongo, 2007.

Jazil, Saiful. Modernisasi Pendidikan Islam di Pesantren, StudiKasus Pondok Pesantren Nurul Hikmah Sooko Sidoarjo, Dalam Jurnal Qualita Ahsana, Vol.VII, Nomor 2, Agustus 2005.

Khaldu>n, Ibn. TheMuqaddimah: An Introduction to History, (trans. Franz Rosenthal), Bollingen Series Princeton University Press, 1989.

Jurnal Dakwah Tabligh, Vol 15, No, 1, Juni 2014 : 91 - 104

Maliki, Zainudin. Narasi Agung: Tiga Teori Sosial Hegemonik. Surabaya: Lembaga Pengkajian Agama dan Masyarakat (LPAM), 2003.

Merrian, Sharan B. “Assesing and Evalutin Qualitatife Resourch” Dalam Sharan B. Merrian and Associates, Qualitatif Reseourch in practice, example for discution and analisis. TT: Jossy-Bass, 2002.

Merriam-Webster. Merriam Webster Collegiate Dictionary. USA: Merriam-Webster, Springfield, 1998.

Mindes, Gayle. Teaching Young Children Social Studies. United States of America: Prager Publisher, 2006.

Morgan, Garet. Images of Organization. Beverly Hills: New Burry Park, 1986.

Muhadjir, Noeng. Metodologi Keilmuan: Paradigma Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Rake Sarasin, 2007.

Maliki, Zainudin. Narasi Agung; Tiga Teori Sosial Hegemonik. Surabaya: Lembaga Pengkajian Agama dan Masyarakat (LPAM), 2003.

Makmum, Moh. Lukluil. Implementasi Tradisi Ikhtilaf dan Budaya Damai pada Pesantren Nurul Ummah dan Pesantren Romli Yogjakarta, Analisa, vol. 21, no. 2, (2014).

Nidzaha, Taliziduku. Manajemen Perguruan Tinggi. Jakarta: Bina Aksara, 1988.

Poloma, Margaret M. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2004.

Qomar, Mujamil. Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam. Jakarta: Erlangga, 2008.

Rahmad K. Dwi Susilo. 20 Tokoh Sosiologi Modern. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2008.

S.P. Siagian. Filsafat Administrasi. Jakarta: Gunungagung, 1981.

Soekanto. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Universitas Indonesia Press, 1981.

Ramlan, Surbakti. Memahami Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Widia Aksara Indonesia, 1992.

Wahyudi, Manajemen Konflik dalam Organisasi: Pedoman Praktis bagi Pemimpin Visioner (Edis III). Bandung: Alfabeta, 2011.

Wirawan. Konflik dan Manajemen Konflik Teori. Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta: Salemba, Humanika, 2009.

Zainuddin, A. Rahman. Kekuasaan dan Negara: Pemikiran Politik Ibnu Khaldun. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, Cet I, 1992.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Realita by STAIN Kediri is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.stainkediri.ac.id/index.php/realita

View My Stats


Indexed By :